EKTRAKSI TEMBAGA

Tembaga adalah logam merah muda yang lunak, dapat ditempa dan liat. Melebur pada 1038 oC. karena potensial elektroda standarnya positif, tidak larut dalam asam klorida dan asam sulfat encer, meskipun dengan adanya oksigen bias larut sedikt. Tembaga yang terdapat d bumi ini tidak melimpah (55 ppm) namun terdistribusi secara luas sebagai logam dalam silfida, arsenide, klorida, dan karbonat. Mineral yang paling umum adalah chalcopyrite CuFeS2. Tembaga diekstraksi dengan pemanggangan dan peleburan oksidatif atau dengan pencucian dengan batuan mikroba, yang diikuti oleh elektrodeposisi dai larutan sulfat kimiawi tebaga ditemukan sebagai Cu+ dan Cu2+.

Tembaga (Cu) merupakan salah satu logam yang paling ringan dan paling aktif. Cu+ mengalami diproporsionasisecara spontan pada keadaan standar (baku). Hal ini bukan berarti larutan senyawa Cu (I) tidak mungkin terbentuk. Untuk menilai pada keadaan bagaimana mereka ditemukan, yaiyu ika kita mencoba membuat  (Cu+) cukup banyak pada larutan air, Cu2+ akan berada pada jumlah banyak , sebab konsentrasinya  harus sekitar dua juta dikalikan pangkat dua dari Cu+ . disproporsiniasi akan menjadi sempurna. Dilahin pihak jika Cu+ dijaga sangat rendah, (seperti pada zat yang sedikit larut atau ion kompleks mantap) Cu2+ sangat kecil dan tembaga (I) menjadi mantap.

Tembaga yang dihasilkan melalui ekstraksi dari bijih sulfide masih belum murni. Pertama, tembaga tembaga tersebut dibersihkan dari belerang yang tersisa. Kemudian dipasang dianoda untuk tujuan pemurnian dengan elektrolisis. Pemurnian menggunakan elektrolit tembaga (II) sulfat, tembaga kotor sebagai anoda, dan batang tembaga murni sebagai katoda. Diagram singkat elektrolisis adalah sebagai berikut :


Pada katoda, ion tembaga(II) diubah menjadai tembaga.

Cu2+ + 2 e- è Cu (s)

Pada anoda, tembaga diubah menjadi larutan sebagai ion tembaga (II).

Cu(s) è Cu2+ + 2 e-

Pengotor pada anoda akan terlucuti menjadi lumpur anoda. Sedangkan katoda akan habis menjadi ion tembaga (II), yang selanjutnya akan diubah menjadi tembaga murni pada anoda.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini